Mesin Jahit yang Digunakan Oleh Konveksi Baju Termurah Untuk Produksi

konveksi-baju-termurah

Konveksi merupakan salah satu tempat produksi pakaian jadi yang banyak dicari. Banyak konsumen memesan model baju berupa kaos, kemeja, jaket, dan lainnya. Terlebih lagi saat ini banyak konveksi baju termurah yang memberikan layanan pesan online.

Permintaan akan baju yang terus meningkat membuat banyak konveksi bermunculan. Hal ini tentunya membuat konsumen jadi lebih mudah untuk mencarinya. Namun tetap saja konsumen harus membuat pertimbangan agar tidak salah pilih.

7 Jenis Mesin Jahit yang Digunakan Konveksi

Proses produksi baju di konveksi melibatkan banyak alat dan bahan. Mulai dari bahan kain yang dipakai, mesin jahit, jarum, dan masih banyak lainnya. Berikut ini ada beberapa jenis mesin jahit yang biasa dipakai membantu produksi baju.

1. Mesin jahit high speed jarum satu

Untuk mesin jahit ini selalu dipakai oleh industri konveksi baju termurah dalam membantu proses produksi. Kecepatan yang dimiliki oleh mesin jahit ini antara 4.000 – 5.500 jpm. Hal ini membantu konveksi dapat membuat baju lebih cepat dan banyak.

Mesin jahit satu ini tentunya memberikan keuntungan tersendiri bagi para SDM di konveksi. Selain itu juga membantu konveksi lebih hemat biaya produksi sampai biaya tagihan listrik.

2. Mesin jahit bordir

Fungsi yang dimiliki oleh mesin jahit ini adalah untuk membuat bordir pada baju. Teknologi yang semakin canggih memberikan sisi positif, yakni dengan keberadaan mesin bordir digital. Apabila dulu masih menggunakan mesin jahit manual, sehingga harus benar-benar teliti dalam pembuatannya.

Saat ini sudah banyak mesin jahit bordir otomatis yang mempunyai banyak kelebihan. Orang yang bertanggung jawab tinggal memasukkan pola bordir. Nantinya mesin bordir akan berjalan mengikuti bordir.

3. Mesin jahit obras

Kemudian ada mesin jahit obras, dimana dipakai untuk merapikan tepian kain. Biasanya dipakai untuk kain bagian dalam saja, nantinya tepian dilipat dan dijahit. Hampir semua mesin jahit obras dipakai untuk merapikan kain.

Dengan memanfaatkan mesin ini, maka konveksi baju termurah bisa memberikan hasil yang maksimal dan memuaskan. Untuk mesin jahit ini mempunyai kecepatan tinggi, bisa mencapai 7.000 rpm dengan jarum DC X27.

4. Mesin jahit dua rantai

Sesuai dengan namanya, mesin ini dipakai untuk membuat jahitan dua rantai. Umumnya mesin ini dipakai menjahit pada bagian kampuh bahu dan sambungan rib leher. Hampir semua kaos distro dan kaos lainnya menggunakan jahitan dua rantai ini agar bisa kuat dan awet.

Untuk mesin jahit ini menggunakan 2 jarum dan 4 benang untuk menghasilkan jahitan rantai. Sudah banyak konveksi baju termurah yang menggunakan mesin jahit ini untuk membantu produksi.

5. Mesin jahit overdeck

Kemudian ada mesin jahit overdeck yang dipakai menjahit pada bagian bawah kaos. Mesin jahit ini juga bisa dipakai menjahit rib agar lebih rapi dan awet. Ciri khas dari jahitan overdeck ini mirip jahitan dua rantai. Lalu pada bagian bawah mirip jahitan obras.

Perlu diketahui bahwa mesin jahit ini bisa dikreasikan menggunakan teknik jahitan lain menjadi jahitan kumis. Jahitan kumis ini fungsinya sama seperti jahitan overdeck. Hanya saja bentuknya yang berbeda. Membutuhkan 3 benang dan 2 jarum untuk bisa menghasilkan jahitan overdeck.

6. Mesin jahit lubang & pasang kancing

Kedua mesin ini digunakan untuk membuat baju kemeja, kaos polo, jaket, atau pakaian lainnya yang membutuhkan kancing. Daripada menggunakan teknik konvensional, menggunakan dua mesin ini tentunya membuat jadi lebih cepat dan hemat tenaga.

7. Mesin jahit high speed

Lalu yang terakhir adalah mesin jahit high speed. Seperti namanya, mesin jahit ini memang bisa membantu menjahit lebih cepat. Hasilnya sendiri juga bagus dan rapi. Tidak heran jika banyak konveksi menggunakan mesin jahit ini untuk membantu produksi.

5 Jenis Bahan Kain untuk Membuat Baju

Bagi konsumen yang ingin melakukan pemesanan baju, tentunya harus mempertimbangkan pemilihan bahan kainnya. Sebab bahan kain yang dipilih akan berpengaruh pada kualitas dan ketahanan nantinya. Berikut beberapa jenis bahan kain yang digunakan untuk produksi.

1. Katun

Tentunya sudah tidak asing dengan yang namanya bahan katun bukan? Hampir semua konveksi baju termurah menyediakan bahan kain ini untuk produksi baju. Untuk bahan kain ini dibuat dari 100% kapas murni, sehingga tampilannya berkualitas dan bisa menyerap keringat.

Bahan katun ini ada dua pilihan, yakni combed dan carded. Tinggal konsumen ingin memilih yang mana untuk membuat baju nantinya. Katun bisa digunakan membuat kaos, kemeja, dan pakaian lainnya.

2. Linen

Untuk bahan kain linen ini mirip katun, namun kualitasnya lebih baik dengan karakteristik istimewa. Bahan kain linen dibuat dari serat alami tumbuhan rami. Tekstur yang dimiliki oleh bahan kain ini sendiri lebih halus daripada katun. Tidak mengherankan jika harga dari bahan kain ini lebih mahal.

Faktanya, bahan kain linen menjadi material pertama yang dipakai untuk membuat pakaian. Bahan linen jika sering dipakai dan proses perawatannya tepat, maka akan akan semakin nyaman.

3. Drill

Berikutnya ada bahan drill, dimana bahan kain ini juga mirip katun. Cukup banyak konveksi baju termurah menyediakan bahan kain ini untuk produksi baju. Perlu diketahui bahwa bahan kain ini lebih tebal dari katun dan linen.

Kain drill dibuat dari campuran teteron, polyester, dan rayon. Hal ini memungkinkan bahan kain drill bisa kuat dan tahan lama. Bahan drill biasa dipakai membuat celana, cullote, rok, topi, dan seragam pabrik. Dari segi harga juga tidak terlalu mahal.

4. Polyester

Dibuat dari serat fiber poly hasil minyak bumi, membuat bahan kain ini panas dan kurang bisa menyerap keringat. Tidak heran ketika dikenakan di luar ruangan akan langsung terasa hangat dan panas. Apabila ingin membuat baju dari bahan polyester harus dikombinasikan dengan katun. Ini dimaksudkan agar lebih nyaman ketika dipakai.

Bahan kain polyester ini sendiri juga mempunyai beberapa keunggulan. Contohnya tidak mudah kusut walau dicuci berkali-kali, dan tingkat susutnya kecil. Harga dari bahan kain ini juga terbilang terjangkau, sehingga konsumen tidak harus mengeluarkan banyak anggaran untuk produksi.

5. Sifon

Terakhir ada bahan kain sifon, yang biasa dipakai membuat pelapis gaun malam dan pakaian formal. Jenis bahan kain sifon ini dibuat dari campuran sutra, nilon, rayon, polyester, dan katun. Untuk teksturnya ringan, tipis, dan transparan. Namun tetap berkualitas ketika dipakai membuat baju.

Perlu diketahui bahwa bahan kain ini mempunyai kekurangan, yakni kurang bisa menyerap keringat. Bagi yang mudah berkeringat, ada baiknya untuk memadukan kain sifon dengan katun atau spandex. Harganya sendiri juga terbilang terjangkau, jadi tidak harus keluar banyak anggaran produksi nantinya.

Itulah beberapa mesin jahit yang biasa dipakai konveksi baju termurah untuk produksi. Bagi yang ingin membuat pakaian, usahakan memilih konveksi yang sudah berpengalaman. Ini dimaksudkan agar nantinya konsumen bisa mendapatkan produk berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan pemakaian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *