Jasa Pembuatan Topi Jaring di Jogja yang Berpengalaman

jasa-pembuatan-topi-jaring-di-jogja

Sering menemukan jasa pembuatan topi jaring di Jogja? Dan bingung sebenarnya kenapa banyak konveksi pembuatan topi jaring. Bagi yang awam dengan dunia fashion pasti bingung. Sebenarnya topi jaring bisa berguna untuk melindungi wajah dari sinar matahari, pelengkap pakaian, bahkan media promosi. 

Hal ini membuat konsumen berlomba-lomba bekerjasama dengan konveksi topi jaring terbaik apalagi yang berpengalaman dengan pesanan. 

Alasan Topi Jaring Membantu Promosi dengan Efektif

Bagi konsumen yang masih bingung menggunakan media apa untuk promosi, pembuatan topi jaring di Jogja adalah media yang baik. Dengan memanfaatkan topi jaring sebagai media promosi tentunya akan memberikan banyak keuntungan. Berikut ini beberapa keuntungan yang didapatkan jika memanfaatkan topi jaring untuk media promosi.

1. Jangkauan Luas

Topi jaring promosi yang dibuat secara custom menawarkan kemudahan menjangkau dan memberikan manfaat bisnis lebih luas. Konsumen bisa mengatur strategi cermat dengan memesan topi jaring promosi menarik dan menyesuaikan jumlah yang sesuai kebutuhan pemakaian.

2. Iklan Gratis 

Penggunaan topi jaring untuk pelengkap pakaian sehari-hari menjadi bagian dari kebiasaan bagi sebagian besar orang. Dimana banyak pria bahkan wanita yang mengenakan topi jaring untuk aktivitas di luar rumah. 

Ketika topi jaring menjadi topi jaring promosi dengan ditambah logo dan dibuat di tempat pembuatan topi jaring di Jogja tentunya akan menjadikan iklan gratis yang banyak dilirik orang lain.

3. Semua Suka Merchandise

Hampir semua orang suka dengan merchandise yang sifatnya gratis. Terlebih jika merchandise tersebut berguna dalam sehari-hari seperti topi jaring. Pastinya akan menerima dengan senang hati dan memakainya secara terus menerus.

Macam-Macam Benang bordir

Pada pembuatan bordir topi jaring promosi konsumen perlu mengetahui terlebih dahulu jenis-jenis benang bordir yang biasa digunakan jasa pembuatan topi jaring di Jogja. Karena benang bordir adalah bahan utama dalam membuat bordir, maka perlu diketahui perbedaan antara benang bordir. Berikut ini ada empat jenis benang yang biasanya digunakan:

1. Benang Bordir Katun

Benang yang terbuat dari serat kapas ini jenis benang bordir yang cukup banyak digunakan oleh jasa pembuatan topi jaring di Jogja untuk pencetakan bordir. Jika menggunakan benang katun hasil bordir pada topi akan jadi lebih cantik dan memiliki kilap halus. Benang katun ini dapat dipilih ukurannya sesuai  kegunaannya. 

2. Benang Bordir Rayon

Merupakan benang yang banyak dipilih oleh konsumen di tempat bordir untuk mencetak desain. Memiliki beberapa kelebihan menggunakan benang rayon, di antaranya karena mudah didapatkan dan konsistensinya tidak mudah bermasalah. Selain hal itu benang bordir rayon juga tidak mudah putus atau terurai serta benang rayon memiliki warna yang solid. 

Dan juga benang ini gabungan dari dua warna solid yang membentuk sehelai benang. Untuk benang rayon ini dapat memberikan efek bayangan dan dimensi yang penuh pada desain 2D.

3. Benang Bordir Polyester

Ada juga jenis benang bordir polyester yang populer serta paling murah. Untuk efek yang dihasilkan dari benang ini sendiri mirip rayon yaitu warna yang solid dan pilihan warnanya pun beragam. Kelebihan lain yang ditawarkan adalah tidak mudah menyusut, luntur. Benang polyester sendiri tidak mudah putus atau terurai ketika digunakan.

4. Benang Sutera

Terakhir ada benang sutera, dimana dapat menyerap warna dan dapat memberikan kesan mewah pada saat digunakan. Umumnya sutera terbuat dari serat protein alami yang disebut fibroin. Fibroin merupakan protein yang dikeluarkan oleh larva serangga jenis tertentu untuk membuat kepompong. 

Dari segi harga memang lebih mahal dan sulit dicari. Akan tetapi ketika sudah menggunakan benang sutera untuk membuat desain bordir akan membuat topi jaring lebih ekslusif. Ukuran benang bordir sutera yang paling cocok dengan mesin bordir adalah 30-50 wt. 

Jenis Teknik Sablon

Berikut beberapa jenis teknik sablon yang umum digunakan oleh jasa pembuatan topi jaring di Jogja untuk mencetak desain pada permukaan bahan kain untuk membuat topi jaring.

1. Sablon Press

Pada proses pembuatan sablon press ini adalah memberikan tekanan tinta diatas screen. Dengan menggunakan teknik sablon ini maka proses mencetak desain jadi lebih mudah. Teknik satu ini sampai saat ini masih banyak digunakan di pabrik-pabrik pembuatan pakaian.

2. Sablon Manual

Ini adalah teknik yang pertama kali digunakan dalam proses sablon. Semua proses sablon dilakukan dengan tangan menggunakan alat khusus dan cairan kimia. Dengan teknik ini konsumen harus menunggu lama dan menghabiskan banyak energi, namun hasilnya bagus

3. Sablon Otomatis

Lalu ada sablon otomatis yang mirip dengan teknologi sablon manual. Yang membedakan adalah kualitas pekerjaan, karena mesin sudah digunakan. Mesin ini memungkinkan Anda mengatur tekanan dan jumlah tinta di screen.

Warna yang dihasilkan sablon ini lebih akurat, tak heran banyak konsumen yang lebih tertarik dengan sablon otomatis. Hal ini dikarenakan harga mesin yang mahal dan tidak semua pembuatan topi jaring di Jogja menggunakan mesin ini biasanya hanya konveksi besar. 

4. Sablon Digital

Pada sablon ini screen tidak lagi digunakan karena digantikan oleh mesin printer. Pada umumnya tukang sablon yang menggunakan teknologi ini sebagian besar hanya didepan komputer. Karena semua proses dilakukan oleh komputer, akan lebih mudah dan efisien. 

5. Sablon Polyflex

Prinsip dari sablon ini adalah menempelkan stiker pada kain. Stiker yang digunakan terbuat dari bahan sejenis vinyl kemudian dipotong-potong dengan mesin cutting. Setelah potongan vinil ini ditempelkan pada kertas transfer, tempelkan pada kain dan dipanaskan dengan mesin heat press. Sayangnya, screen jenis ini sulit untuk disetrika.  

6. Sablon Dye-Sublimation

Selain digunakan untuk teknik polyflex kertas transfer juga digunakan dalam teknik sablon ini, tetapi ini dicetak terlebih dahulu dengan printer khusus. Saat dicetak, kertas transfer ini muncul di topi yang disablon. Kemudian dipanaskan dengan mesin heat press dengan cara yang sama seperti sablon Polyflex.

Dari segi daya tahan relatif rendah dibandingkan dengan teknik sablon lainnya. Selain itu, konsumen juga perlu mempertimbangkan perawatan sablon yang bisa bertahan dalam waktu lama.  

7. Direct to Garment

Ada sablon yang hampir baru tapi sudah banyak peminatnya. Teknik sablon ini memungkinkan konsumen mencetak desain langsung ke kain. Prinsip sablon menggunakan teknik ini sama dengan mencetak desain di atas kertas dengan printer inkjet.

Keunggulan dari teknik sablon ini adalah hasil yang detail dan dapat menyerupai warna desain aslinya. Selain itu, sablon DTG memungkinkan pencetakan foto beresolusi tinggi. Biasanya sablon ini digunakan untuk mencetak pada kaos yang tidak ingin seperti yang lain. 

Demikianlah pembahasan tentang kelebihan topi jaring sebagai promosi dan informasi teknik cetak yang biasa dipesan konsumen tempat pembuatan topi jaring di Jogja. Perlu diingat jika topi jaring ini tidak hanya cocok untuk media promosi namun sebagai pelengkap pakaian sehari-hari juga sangat cocok. Sehingga konsumen dapat memesan topi jaring tidak hanya untuk media promosi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *