Rekomendasi Model dari Konveksi Seragam Kerja yang Bisa Dipertimbangkan

konveksi-seragam-kerja

Banyak perusahaan yang mewajibkan para karyawannya untuk mengenakan seragam kerja. Bukan hanya sebagai identitas saja, namun juga sebagai media promosi tidak langsung. Biasanya perusahaan ini akan bekerja sama dengan konveksi seragam kerja untuk pengadaan produk tersebut.

Di setiap seragam kerja dari perusahaan pastinya mempunyai atribut dan aturan tersendiri. Tinggal para karyawan yang bekerja untuk mengikuti aturan tersebut. Mengenakan seragam kerja juga bisa memberikan rasa percaya diri lebih tinggi.

6 Model Seragam Kerja yang Perlu Diketahui

Terdapat beberapa model baju seragam kerja yang dapat dipakai oleh para karyawan. Berikut beberapa rekomendasi yang bisa dijadikan seragam kerja di perusahaan saat ini.

1. Kemeja kantoran

Tentunya sudah tidak asing dengan kemeja bukan? Hampir semua pekerja kantoran pastinya mempunyai kemeja untuk bekerja. Namun antara kemeja kerja khusus yang diberikan kantor dengan milik sendiri pastinya berbeda. Untuk kemeja kantor dari perusahaan biasanya sudah diberikan nama dan divisi, serta memiliki corak tersendiri.

Untuk kemeja kantoran bisa berupa lengan pendek atau panjang sesuai kebutuhan. Dengan mengenakan kemeja tentunya akan membuat jadi lebih rapi dan sopan. Bahan kain yang digunakan untuk membuat kemeja kantoran kebanyakan dari katun karena nyaman dan adem.

2. Polo shirt

Kemudian ada polo shirt, yang bisa dikatakan modelnya lebih semi formal dibandingkan dengan kemeja. Biasanya konveksi seragam kerja menerima pesanan polo shirt untuk seragam luar ruangan atau outdoor. Jenisnya juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan, apakah ingin lengan panjang atau lengan pendek.

Pilihan warna dari kaos polo untuk seragam kerja ini juga disesuaikan dengan identitas atau ciri khas dari perusahaan tersebut. Material kain yang biasa dipakai untuk membuat polo shirt seperti lacoste, katun, polyester, dan masih banyak lainnya.

3. Rompi atau vest safety

Berikutnya ada seragam rompi atau vest safety yang dipakai oleh pegawai dengan risiko cedera tinggi. Untuk seragam kerja ini biasanya mempunyai warna cerah dan dibuat dari bahan kuat. Biasanya berwarna kuning, orange, hijau muda, dan biru.

Beberapa pekerjaan yang membutuhkan rompi keselamatan ini di antaranya adalah polisi lalu lintas, pekerja tambang, tukang parkir, dan lainnya. Hampir semua rompi atau vest safety ini memiliki desain simpel, sehingga tidak terlalu berat ketika dipakai.

4. Celana lapangan

Lalu ada juga seragam berupa celana lapangan yang mana memudahkan pegerakan ketika berlari. Contoh pekerjaan yang membutuhkan celana lapangan ini seperti petugas wisata alam, reporter dan bisnis marketing. Model dari celana lapangan ini slimfit dan mempunyai banyak saku.

Pihak konveksi seragam kerja menggunakan bahan kain yang kuat, tahan air, dan tidak mudah sobek. Dengan begitu celana kerja lapangan ini bisa awet meskipun sering dicuci nantinya. Pilihan warnanya sendiri ada banyak, tinggal disesuaikan dengan kebutuhan. Mulai dari cokelat muda, hitam, army, dan lainnya.

5. Kaos

Selanjutnya ada model kaos biasa, dimana model seragam kerja ini paling sering digunakan. Dengan mengenakan kaos maka bisa menciptakan kesan nyaman, santai, namun tetap profesional. Kaos yang dipesan untuk seragam kerja biasanya berbentuk o-neck dan menggunakan bahan kain katun.

Material kain katun dipilih karena mempunyai kelebihan seperti bahannya lembut dan adem. Pilihan ketebalan bahan kain katun juga beragam, sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Nantinya pada kaos seragam kerja ini akan dicetak desain yang melambangkan perusahaan tempat bekerja.

6. Wearpack

Selain itu pihak konveksi seragam kerja juga bisa membuat wearpack. Untuk model seragam satu ini khusus dipakai pekerja di lingkungan dengan risiko menengah sampai tinggi. Misalnya perminyakan, pertambangan, pembangunan jalan, pembangunan gedung dan lainnya.

Model dari wearpack ini berupa setelan baju lengan panjang dan celana dengan garis pemantul cahaya. Warna pemantul cahaya yang sering digunakan seperti merah, hijau, biru, kuning, dan lainnya. Material kain yang dipakai untuk produksi wearpack ini kuat, sehingga tidak mudah robek. Juga mempunyai karakteristik waterproof.

Tips Memesan Seragam Kerja Sesuai Kebutuhan

Setiap perusahaan tentunya ingin mendapatkan seragam kerja yang berkualitas demi menyamankan para pekerja. Sebelum melakukan pemesanan ini tentunya harus mempertimbangkan beberapa hal terlebih dahulu. Berikut ini ada beberapa hal penting yang bisa dijadikan pertimbangan sebelum pemesanan.

1. Pemilihan model seragam kerja

Hal pertama yang bisa dilakukan adalah memilih model seragam kerja terlebih dahulu. Pemilihan model seragam kerja ini tentunya harus disesuaikan dengan kebutuhan pemakaian. Misalnya ingin membuat seragam kantor yang kebanyakan bekerjanya di dalam ruangan.

Konsumen bisa memilih antara kemeja atau kaos polo. Keduanya memberikan kesan baik pada perusahaan itu sendiri. Apabila ingin lebih formal, maka bisa memilih kemeja saja. Baik itu kemeja lengan pendek atau lengan panjang.

2. Pemilihan bahan kain produksi

Berikutnya konsumen bisa melakukan pemilihan bahan kain yang akan digunakan untuk membuat seragam kerja tersebut. Seragam kerja yang nyaman memang berawal dari pemilihan bahan kain yang tepat. Terdapat banyak bahan kain yang bisa dipakai untuk membuat seragam kerja.

Dimana setiap bahan kainnya mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pihak konveksi seragam kerja bisa menyediakan bahan kain seperti katun, drill, kanvas, dan masih banyak lainnya. Pastikan untuk memilih bahan kain sesuai kebutuhan agar seragam kerja bisa tahan lama.

3. Pembuatan desain

Konsumen juga harus mempertimbangkan dengan baik pembuatan desain yang akan dicetak pada seragam kerja. Ketika membuat desain, ada beberapa hal penting yang harus dipertimbangkan juga. Mulai dari visual yang harus masuk, pemilihan font, dan lainnya.

Setelah membuat desain selesai, konsumen juga harus mempertimbangkan dengan baik pemilihan cetak desainnya. Apakah ingin menggunakan sablon atau bordir. Kedua jenis cetak desain ini mempunyai kelebihan masing-masing, jadi harus benar-benar tepat pemilihannya.

4. Pertimbangkan jumlah pesanan

Selain itu konsumen juga harus mempertimbangkan dengan baik jumlah pesanan seragam kerja. Ini dikarenakan akan berpengaruh pada biaya produksi yang diberikan konveksi seragam kerja nantinya. Akan lebih baik jika konsumen bisa membuat pertimbangan dengan baik mengenai jumlah pesanan.

Apabila masih banyak karyawan yang belum mendapatkan seragam kerja. Tentunya tidak masalah jika memesan dalam jumlah banyak. Akan tetapi jika kebutuhan hanya sedikit, sebaiknya pertimbangkan lagi jika ingin memesan dalam jumlah besar.

5. Perhatikan konveksi produksinya

Lalu yang terakhir adalah memastikan dengan baik bahwa pemilihan konveksi pembuatan seragam kerja sudah tepat. Bukan hal mudah memang mendapatkan konveksi terbaik dan berpengalaman. Sebab hampir semua konveksi bisa memberikan penawaran menarik untuk setiap calon konsumen.

Dalam hal ini konsumen perlu mempertimbangkan beberapa hal seperti lokasi, portofolio, ulasan produk, dan lainnya. Dengan begitu bisa memilih konveksi pembuatan seragam kerja lebih baik dan mendapatkan hasil memuaskan.

Itulah beberapa model seragam kerja yang bisa dikerjakan oleh konveksi seragam kerja terpercaya. Selain itu juga ada beberapa tips yang bisa dipakai untuk memesan seragam kerja terbaik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *